Rettania’s Books

coverFB

Now on Store!

depan lt 4 lowres

Judul: Rahasia Lantai Keempat
Penerbit: Bukune (2015)
Tebal: vi + 154 hlm
Genre: horror, misteri, thriller, petualangan
ISBN: 602-220-153-5
Harga: Rp 37.000

[SEE REVIEW HERE]

Sebuah catatan usang misterius ditemukan di perpustakaan sekolah. Di atas tulisan tangan yang dibuat tergesa-gesa itu, terbaca; RAHASIA LANTAI KEEMPAT. Nikki, Fara, Randy, dan Neil—empat sahabat penyuka misteri—jelas jadi penasaran. Bagaimana bisa, sekolah yang jelas-jelas terdiri dari tiga lantai ini memiliki lantai keempat?

Bersama, mereka melakukan ritual rahasia dan berhasil menemukan jawabannya. Sebuah dimensi lain, di mana sesuatu yang jahat menunggu. Menghancurkan semangat, mental, dan menjebak mereka untuk selamanya berada di sana….

Mampukah keempat sahabat itu melawan teror mengerikan yang menghalangi kembali ke dunia nyata? Atau menyerah dan ikut hilang bersama… LANTAI KEEMPAT.


 

 Judul: Apartemen Berhantu
 Penerbit: Bukune (2014)
 Tebal: 124 hal
 Genre: horror remaja
 ISBN: 602-220-134-9
 Harga: Rp 35.000

Luna tidak suka dengan apartemen tempat tinggal barunya; jauh dari sekolah,    sempit, sepi, dan… digosipkan berhantu. Awalnya, Luna tidak percaya, sampai  sekelebat penampakan putih yang seram itu terus-menerus muncul di  kamarnya–seperti hendak menyampaikan sesuatu.

Rahasia apa yang tersembunyi di sana? Dan kenapa sang ibu seperti ikut  menutup-nutupi? Luna harus menemukan jawabannya, sebelum semua  terlambat…

 


 

  Judul: On-Tech; Derita Orang-orang O’on Teknologi  (co-authored with Nana R. Praptini      and Hakimul Musyaffa)

  Penerbit: Bukune (2009)
  Tebal: 272 hal + viii hal
  Genre: Komedi non-fiksi, PeLit (Personal Literature)
  ISBN: 602-8066-23-0
  Harga: Rp 31.000

Topeng monyet misalnya, kalo mendengar kata ini yang terlintas di pikiran kita pasti monyet (ya iyalah…). Paling nama monyetnya seputara Sarimin, kerjaannya bawa-bawa tas, pake topi, terus pergi ke pasar. Si Monyet ke pasar lagi… ke pasar lagi. Paling mentok si Monyet naik sepeda roda tiga terus melakukan atraksi-atraksi kayak di sirkus.

Padahal kalo kreatif dikit kan bisa tuh monyet ngikutin perkembangan zaman! Pegang hape misalnya atau bikinin aja laptop mainan dari kayu atau apaan kek. Kan lebih asyik kalo sekarang topeng monyet itu jadi seperti ini:

Franky lagi kirim SMS!

Jessica ambil uang di ATM!

Herbert lagi chatting di internet!

Nana, Affa, dan Ai, tiga orang yang bukan hanya gaptek (gagap teknologi) tapi juga on-tech (o’on teknologi)… yaitu seratus level di bawah gaptek. Ikuti cerita mereka mengamati dan bergumul dengan segala barang elektronik, mulai dari apa hubungan RBT dengan kepribadian seseorang hingga pendekatan ala Pithecantrophus dalam membenarkan TV yang rusak: “Kalau nggak bisa nyala, yah gebug aja!” ON-TECH, memang cerita orang-orang yang o’on teknologi.

 


 

 

 Judul: Dear Diary
 Penerbit: Puspa Swara (2007)
 Tebal: 176 hal
 Genre: Romance, TeenLit
 ISBN: 979-1133-27-1
 Harga: Rp. 22.800 (Beli disini)

Mereka bilang, kalau sudah bersahabat terlalu dekat, jadi pacar itu mustahil.  Sudah masuk friendzone. Seperti itulah hubungan si Tomboi, Tisa, dan  sahabatnya yang narsis, Daniel. Tapi semua berubah ketika datang murid  pindahan yang bernama Putri, yang terang-terangan menginginkan Daniel dan  meminta Tisa menjauh.

Orang bilang, persahabatan seharusnya lebih kuat, tetapi saat Putri, si anak  baru, menolak untuk menyerah, masalah pun timbul. Apalagi saat Putri mau  melakukan apapun untuk memisahkan Tisa dari Daniel.

 


  Judul: Dear Miss Blue
  Penerbit: Puspa Swara (2006)
  Tebal: 145 hal
  Genre: Romance, TeenLit
  ISBN: 979-24-4816-0
  Harga: Rp 18.320 (Beli disini)

Sasa dan Didi, adalah rival di segaka bidang dan mata pelajaran semasa  mereka SD dulu. Putus kontak setelah lulus, mereka bertemu kembali saat  keduanya duduk di kelas 3 SMA. Sayangnya, Sasa yang sekarang bukan  Sasa yang dulu, yang mampu bersaing di segala bidang sama Didi.  Sekarang dia cuma cewek biasa dengan nilai pas-pasan, namun, Didi masih  tetap ngotot menganggap Sasa rival sejatinya. Dia memaksa Sasa untuk  menjadi muridnya hingga Didi pun pelan-pelan membantu sasa mengatasi  traumanya. Buka salah Sasa akhirnya dia jadi tambah sayang sama Didi.  Tapi perasaan itu dia pendam dalam-dalam. Soalnya Didi belakangan  malah menghindari dari sasa. Akankah didi tau perasaan sasa? Terus bisa  nggak ya Sasa jadi juara di bawah bimbingan Rivalnya itu?

3 comments

  1. Web Hosting says:

    HeheheheKelebihan dari buku ini, Kak Rettania telah berhasil memberikan porsi yang seimbang bagi masing-masing tokoh mengingat porsi cerita yang disajikan pun tidak terlalu banyak dan bertele-tele.

Leave a Reply