Dua Puluh Enam

Tepat seminggu yang lalu, pada tanggal 7 April, aku berulangtahun yang ke-26. Rasanya agak surreal bahwa aku sudah memasuki paruh kedua usia duapuluhan. Sepuluh tahun yang lalu, sepertinya aku membayangkan di usai segini, pastilah aku sudah tumbuh jadi wanita dewasa, yang bekerja eight-to-five di kantor elit. Bahkan mungkin, sudah menikah.

Kenyataannya?
Haha.
Boro-boro menikah, merasa dewasa saja belum. Aku nggak merasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Masih berwajah dan berjiwa childish muda, hehe. Tentu bukan berarti tidak ada perubahan sama sekali. Tapi tidak semua perubahan itu positif.
Kadang aku merasa, aku kurang menyukai beberapa bagian dari diriku yang sekarang.
Karena itu, di usia ke-26 ini, aku ingin bisa menjadi lebih baik. Lebih semangat. Lebih berprestasi. Lebih kurus. :p
Di ulangtahun ke-26, memang ada hal-hal yang nggak bisa kudapatkan walaupun ingin. Tapi aku juuga belajar untuk mensyukuri kebahagiaan-kebahagiaan “kecil” yang bisa aku dapatkan.
Terimakasih Mama, adikku, sahabatku, juga orang yang sudah setahun berjalan bersamaku. Kalian sudah membuat hari itu indah 🙂
Tahun ini, aku dapat macam-macam benda lucu 😀
Boneka Brown & Cony dari pacar 😀
Paperclip holder bentuk kucing dan beauty kit dalam case beruang dari teman-teman tercintah

Sekali lagi, terima kasih untuk semua orang yang sudah membuat ulangtahunku menyenangkan 😀